10 Tips Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih Secara Alami

Posted on
pengobatan infeksi saluran kemih
Makanan Alami untuk Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih atau ISK merupakan salah satu infeksi bakteri yang umum terjadi pada kaum wanita, bahkan terhitung sampai 25% dari semua jenis infeksi. Faktanya, lebih dari 50% wanita akan mengembangkan ISK dan gejalanya setidaknya sekali dalam kehidupan mereka.

Sayangnya, karena telah banyak orang menggunakan antibiotik untuk mengobati penyakit infeksi yang satu ini, bakteri penyebab ISK pun cenderung merasa resisten dan akan menjadi semakin sulit untuk diobati.

Untuk alasah inilah, Anda perlu mengambil langkah lain dalam mengobati jenis penyakit yang satu ini. Anda bisa mengusir atau membunuh bakteri penyebab infeksi saluran kemih dengan menggunakan beberapa obat-obatan alami yang cenderung gampang untuk ditemukan di sekitar rumah Anda.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah cara mengobati infeksi saluran kemih Anda secara alami dan lebih aman.

Cara Pengobatan Alami Infeksi Saluran Kemih :

1. Minum Lebih Banyak Air

Mengkonsumsi air atau cairan lain dari makanan secara bertahap selama seharian penuh dapat membantu tubuh Anda dalam menyiram bakteri keluar dari sistem Anda. Faktanya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Texas Southwestern Medical Center di Dallas pada tahun 2013 menemukan bahwa asupan cairan yang terlalu rendah telah menjadi faktor utama Anda mengembangkan infeksi saluran kemih.

Maka dari itu, tidak ada ruginya jika Anda selalu mendapatkan asupan cairan yang cukup dari waktu ke waktu. Selain dapat mendukung kesehatan Anda secara keseluruhan, tetap terhidrasi juga tentunya dapat menyembuhkan gejala dan mengusir bakteri penyebab penyakit ISK Anda.

2. Sering-seringlah Buang Air Kecil

Untuk langkah ini, syaratnya adalah Anda harus tetap terhidrasi dan mendapatkan cukup cairan selama seharian penuh. Seringnya buang air kecil akan memastikan bakteri penyebab infeksi tersebut tidak berdiam di dalam kandung kemih Anda terlalu lama. Disarankan juga untuk langsung buang air kecil sesaat setelah selesai melakukan hubungan biologis dengan pasangan Anda agar mampu mengeluarkan bakteri yang mungkin telah memasuki uretra Anda.

Baca Juga   Begini Caranya Untuk Haluskan Kulit Tubuh Dengan Masker Strawberry

Banyak penelitian juga telah menunjukkan bahwa terlalu lama menyimpan cairan dalam kandung kemih dapat memungkinkan bakteri berkembang biak disana, sehingga menyebabkan infeksi saluran kemih Anda semakin parah dan semakin sulit untuk disembuhkan.

3. Tetap Bersih dan Kering

Seorang wanita haruslah benar-benar membersihkan saluran kecing mereka sebersih mungkin – baik itu setelah buang air kecil maupun air besar – kemudian pastikan benar-benar kering. Dengan begitu, bakteri kemungkinan besar tidak akan mampu menyelinap ke dalam uretra Anda.

Disarankan juga untuk selalu mengenakan pakaian yang longgar, sehingga memungkinkan udara masuk dan menjaga agar uretra Anda tetap kering. Sebaliknya, mengenakan pakaian ketat bisa menjadi masalah karena uap air bisa terperangkap di sana, sehingga beresiko bakteri lebih tumbuh di sana.

4. Probiotik

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa antibiotik cenderung membuat bakteri ISK Anda semakin resisten terhadapnya, maka dari itu Anda bisa menggunakan probiotik sebagai gantinya. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Indian Journal of Urology menjelaskan bahwa flora bakteri jinak dalam probiotik sangatlah penting untuk mencegah pertumbuhan berlebih dari mikroorganisme penyebab penyakit.

Jadi, dengan mengkonsumsi probiotik, Anda cenderung memerangi bakteri dengan bakteri. Probiotik sendiri dapat mendukung bakteri baik menjadi salah satu garis pertahanan tubuh Anda. Dengan begitu, pastikan untuk selalu mengkonsumsi berbagai macam makanan fermentasi agar membantu memulihkan flora alami tubuh dan mengkolonisasi kandung kemih dengan bakteri yang membantu kesehatan Anda.

5. Cranberry (dan sejenisnya seperti murbei)

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa jus cranberry dapat mengurangi jumlah perkembangan infeksi saluran kemih yang telah diderita oleh seseorang selama 12 bulan atau lebih, terutama kaum wanita yang cenderung mengalami ISK berulang.

Baca Juga   Daun Mint Untuk Manfaat Kesehatan

Jus cranberry sendiri bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi, termasuk bakteri E.Coli yang menjadi salah satu bakteri paling umum terlihat dalam jenis infeksi yang satu ini.

6. Bawang Putih

Kandungan allicin dalam bawang putih telah dikenal dengan sifat antimikroba yang dimilikinya. Dalam bentuk murni, allicin terlihat menunjukkan aktivitas antibakteri yang bertugas dalam memerangi berbagai macam bakteri, termasuk E.Coli yang cenderung resisten terhadap obat-obatan. Bawang putih juga mengandung sifat anti-jamur sehingga mampu memerang berbagai macam jamur penyebab infeksi, terutama candida albicans yang telah menjadi dalang di balik infeksi ragi.

7. Vitamin C

Vitamin C cenderung membuat urin Anda menjadi lebih asam, sehingga dapat menghambat pertumbuhan E.Coli dan meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh Anda secara bersamaan. Sebuah penelitian di tahun 2007 bahkan mengevaluasi peran dari asupan 100 mg vitamin C, yang mana memainkan peran penting dalam pengobatan infeksi saluran kemih pada wanita selama masa periode kehamilan.

Para peneliti tersebut juga menemukan bahwa pengobatan dengan menggunakan vitamin C selama 3 bulan dapat mengurangi infeksi pada saluran kencing seseorang, sekaligus dapat meningkatkan tingkat kesehatan di saat yang bersamaan.

8. Minyak Cengkeh

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Phytotherapy Research telah menunjukkan bahwa minyak cengkeh memiliki aktivitas anti-mikroba, anti-jamur, dan anti-virus di saat yang bersamaan. Terdapat pula manfaat lainnya dari jenis minyak ini, yaitu mampu menenangkan peradangan, serta mempercepat proses penyembuhan tubuh Anda. Tetapi meskipun begitu, disarankan untuk selalu mendapatkan perawatan di bawah ahli kesehatan jika ingin digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih Anda.

9. Minyak Mur

Beberapa penelitian yang dilakukan baik terhadap manusia maupun binatang telah menunjukkan bahwa minyak mur (myrrh) ternyata juga memiliki sifat anti-bakteri, anti-jamur, dan anti-parasit. Semenjak zaman dahulu pun, jenis minyak ini telah banyak digunakan untuk mengobati luka dan pencegahan terjadinya infeksi.

Baca Juga   10 Pola Makan dan Pengobatan Untuk Fibrosis Kistik

Anda pun bisa menggunakannya sebagai kompresan hangat maupun dingin, atau langsung dioleskan di area kulit. Tetapi jika Anda ingin menggunakan minyak mur sebagai obat dalam, pastikan menggunakan varian yang sangat asli dan murni, dan selalu berada di bawah panduan ahli kesehatan atau dokter Anda.

10. Minyak Oregano

Pada sebuah penelitian yang dilakukan di tahun 2012 yang meneliti aktivitas anti-bakteri terhadap minyak oregano, menemukan bahwa ternyata jenis minyak ini pun berperan aktif dalam melawan berbagai macam jenis bakteri, termasuk efektif dalam menghambat pertumbuhan E.Coli, yaitu bakteri yang paling bertanggung jawab penyebab Anda menderita infeksi saluran kemih.

Para peneliti tersebut percaya bahwa minyak oregano esensial dapat digunakan sebagai obat alternatif dalam meningkatkan proses penyembuhan pada infeksi bakteri yang mungkin tengah menyerang Anda.

Faktanya, minyak oregano bisa sangat membantu efek antibiotik karena jenis minyak ini cenderung tidak membuat para bakteri jahat menjadi resisten terhadap antibiotik itu sendiri. Bahkan oregano sama sekali tidak mendatangkan efek samping yang berhahaya kepada manusia jika digunakan dalam kadar yang wajar.

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan minyak oregano sebagai obat dalam, pastikan Anda untuk selalu mencampurkannya dengan air atau minyak kelapa. Hindari juga penggunaan minyak oregano lebih dari 2 kali dalam seminggu karena penggunaan berlebihan pun malah bisa menyebabkan Anda mengalami berbagai macam gangguan, alih-alih menyembuhkan infeksi Anda.

Gravatar Image
Seorang Herbalis yang sedang belajar menjadi praktisi thibbun nabawi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *