9 Cara Mengatasi Penyakit Asam Urat / Gout Sehingga Tidak kambuh

Posted on
cara menyembuhkan penyakit gout asam urat
Insya Allah Gout tidak kambuh

Memiliki uang dan harta berlimpah seringkali membuat kita mengkonsumsi berbagai macam makanan secara berlebihan tanpa menyaringnya terlebih dahulu. Sebut saja daging merah, gorengan, hingga minuman beralkohol yang malah bisa menyebabkan Anda terkena peradangan jika dikonsumsi secara berlebihan dan tidak teratur.

Itulah kenapa penyakit asam urat atau gout yang juga merupakan sejenis kondisi peradangan seringkali disebut sebagai ‘penyakit orang kaya’, atau di daerah barat sendiri dikenal dengan istilah ‘penyakit para raja’, karena memang dapat dipicu oleh makanan-makanan berlemak tinggi. Tetapi dengan seiring berjalannya zaman, penyakit asam urat gout sudah kian menyerang masyarakat biasa pada umumnya.

Menurut seorang asisten profesor kodekteran bernama Bernadette Siaton, MD, dari University of Maryland School of Medicine menjelaskan bahwa Gout – yang pada umumnya mempengaruhi sendi di jempol kaki, tetapi masih bisa terjadi di area pergelangan kaki, jari-jari, pergelangan tangan, siku, atau lutut – berasal dari ketidakmampuan tubuh Anda dalam mengatur kadar asam urat. Saat itu terjadi, kristal urat akan terbangun di persendian Anda, sehingga menyebabkan peradangan dan rasa sakit di area tersebut.

Baca Juga : Gejala dan tanda Asam Urat Tinggi

Sementara kebanyakan kasus asam urat membutuhkan Anda untuk menjalani pengobatan yang terus menerus dari para dokter, tetapi sebenarnya masih terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya sehingga tidak kambuh tanpa harus menelan pil-pil serta obat-obatan yang tidak begitu enak rasanya.

Berolahraga dan menghindari beberapa makanan yang dapat meningkatkan kadar asam urat telah menjadi cara yang paling efektif dalam mengatasi kondisi ini. Untuk lebih jelasnya, berikut sudah kami susun untuk Anda beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi dan mengobati penyakit Gout Anda yang menyiksa.

1. Konsumsi Banyak Air

Seorang rheumatologis dan peneliti translasi bernama Elizabeth Volkmann, MD, dari UCLA Health mengatakan bahwa dengan mengkonsumsi lebih banyak cairan, maka dapat membantu ginjal Anda lebih cepat mengeluarkan kelebihan asam urat melalui urin Anda.

Baca Juga   Minyak Varash Healing Oil untuk Kesehatan dan Terapi Penyakit

Kaum wanita haruslah mendapatkan setidaknya dua-setengah liter setiap harinya, sementara kaum pria membutuhkan tiga-setengah liter untuk hasil yang terbaik. Tetapi pastikan Anda mendapatkan cairan tersebut secara bertahap, bukan dikonsumsi secara sekaligus dalam satu waktu. Selain itu, hindari juga asupan kafein dalam kopi yang malah akan meningkatkan ekskresi asam urat di tubuh.

2. Konsumsi Susu Rendah Lemak (lowfat)

Sementara kebanyakan para penderita mencoba untuk menghindari makanan yang dapat memperparah gejala dari kondisi mereka, tetapi mereka tetap harus mengkonsumsi makanan-makanan yang dapat mengatasi penyakit Gout tersebut di saat yang bersamaan. Salah satu makanan terbaik yang harus Anda dapatkan adalah susu rendah lemak.

Sebuah penelitian dari NEJM sendiri menemukan bahwa orang-orang yang mengkonsumsi susu rendah lemak atau yogurt sebanyak 2 kali dalam seminggu lebih mungkin mengurangi resiko Gout tersebut hingga 48%.

3. Mengkonsumsi Buah Ceri

Menurut sebuah penelitian dari jurnal Arthritis and Rheumatology di tahun 2013 menunjukkan bahwa para penderita penyakit Gout yang mengkonsumsi buah ceri selama dua hari berturut-turut cenderung mampu mengurangi gejala penyakit tersebut hingga 35% dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi buah merah tersebut sama sekali.

Hal ini karena ceri mengandung antosianin, yaitu sejenis molekul pigmen anti-radang yang memberikan warna merah terhadap ceri itu sendiri. Dan tentu saja, pigmen tersebut sangatlah bermanfaat bagi siapa saja yang tengah menderita penyakit asam urat seperti Anda.

Baca Juga : Manfaat daun salam untuk penyembuhan asam urat

4. Cobalah Vitamin C

Vitamin C telah lama dianggap sebagai obat yang sangat potensial untuk mengatasi penyakit Gout. Tentu saja, teori tersebut datang bersama fakta dimana mengklaim bahwa vitamin C memang dapat mengurangi kadar asam urat dalam tubuh seseorang.

Penelitian ini dilakukan oleh Johns Hopkins University dimana menemukan bahwa dengan mendapatkan asupan suplemen vitamin C sebanyak 500 mg setiap harinya selama dua bulan penuh, maka cenderung dapat mengurangi kadar asam urat para penderita penyakit Gout.

Baca Juga   7 Cara Luar Biasa Agar Terhindar Dari Gangguan Penyakit Otak

Tetapi pastikan juga untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mendapatkan asupan vitamin C dengan kadar tinggi, karena masih bisa memberikan Anda berbagai macam efek samping yang kurang menyenangkan.

gambar sakit asam urat
Penyakit Gout/asam urat

5. Tambahkan Probiotik ke Dalam Pola Makan Anda

Bukti bahwa probiotik dapat membantu para penderita Gout memang masih jauh terlihat, tetapi beberapa penelitian baru-baru ini – termasuk penelitian dari PLOS One di tahun 2014 – menekankan bahwa mikroorganisme probiotik seperti Lactobacillus plantarum, Lactobacillus brevis, dan Lactobacillus rhamnosus dapat membantu sistem pencernaan Anda dalam memecah dan membuang purin secara lebih efektif.

Pecahnya purin – senyawa kristal tidak berwarna ini tentu dapat mengurangi kadar asam urat dalam tubuh, sehingga mampu mengurangi resiko kambuhnya Gout di saat yang bersamaan.

6. Kurangi Berat Badan

Jika Anda menderita penyakit Gout, maka memiliki berat badan berlebih malah akan meningkatkan durasi gejala Gout menyerang menjadi semakin tinggi. Hal ini karena kelebihan berat badan akan membuat Anda semakin tahan terhadap insulin, sehingga mengarah ke resistensi insulin.

Dalam kasus ini, tubuh Anda tidak akan mampu lagi menggunakan insulin secara tepat demi menghilangkan gula dalam darah Anda. Tentu saja, resistensi insulin juga dapat mempromosikan kadar asam urat yang tinggi di tubuh Anda.

Sementara itu, dengan mengurangi berat badan maka bisa membantu mengurangi resistensi insulin dan kadar asam urat di saat yang bersamaan. Tetapi perhatikan juga kadarnya, terlalu cepat mengurangi berat badan pun malah bisa meningkatkan resiko Anda terkena serangan gejala penyakit asam urat atau Gout.

7. Berolahraga Secara Teratur

Hampir semua orang sudah tahu bahwa aktif secara fisik bisa memberikan Anda berbagai macam manfaat, dimulai dari mendukung kesehatan hingga melawan penyakit, termasuk Gout dan mencegah gejala Gout menyerang.

Tidak hanya membantu Anda menjaga berat badan seimbang, tetapi juga dapat menjaga kadar asam urat tetap rendah. Sebuah penelitian yang melibatkan sekitar 228 orang menemukan bahwa mereka yang berlari lebih dari 8 km per hari cenderung mampu mengurangi resiko Gout hingga 50%. Tentu saja, efek ini termasuk ke dalam mengurangi berat badan secara perlahan dan menjaganya tetap ideal seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Baca Juga   Makanan yang Dapat Mencegah dan Menyebabkan Anda Terkena Jerawat

8. Hindari Makanan Tertentu

Jika Anda rentan terhadap serangan gejala Gout yang selalu datang secara tiba-tiba, maka hindari makanan yang mengandung kadar purin tinggi seperti yang sudah dijelaskan di atas. Selain itu, makanan yang tinggi fruktosa pun harus Anda hindari sepenuhnya.

Adapun beberapa makanan yang wajib untuk dihindari, atau kurangi porsinya diantaranya:

  • Semua organ: hati, ginjal, atau otak.
  • Ikan: makarel, tuna, sarden, dll.
  • Seafood: kerang, kepiting, udang, dll.
  • Minuman manis: terutama jus dan soda
  • Gula tambahan: madu dan sirup jagung berfruktosa tinggi
  • Makanan dengan proses fermentasi seperti tape singkong, tape ketan dll
  • Karbohidrat rafinasi: roti putih, kue, dan biskuit

9. Jauhi Asupan Minuman atau Makanan Beralkohol

Asupan alkohol memang telah terbukti dapat memicu serangan gejala asam urat . Hal ini karena tubuh Anda akan memproritaskan diri dalam menyingkirkan alkohol tersebut yang telah Anda konsumsi sebelumnya alih-alih menyingkirkan asam urat dalam tubuh, sehingga membuat asam urat tersebut semakin menumpuk dan mengkristal.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan sekitar 724 orang menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi wine, bir, atau minuman beralkohol lainnya cenderung malah dapat meningkatkan serangan gejala Gout mereka. Satu hingga dua gelas per hari dapat meningkatkan resiko sebanyak 36%, dan tiga hingga empat gelas per hari dapat meningkatkan resiko sebanyak 51%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *