Makanan yang Baik dan Buruk Untuk Kondisi Masalah Tiroid Anda

Posted on
Penyakit Hipertiroid
Kenali Hypertiroid

Kondisi gangguan tiroid memang tidak bisa diremehkan begitu saja. Sebut saja Hypothyroidism, yaitu sebuah kondisi dimana tiroid anda menjadi kurang aktif, dan gangguan kesehatan yang satu ini tidak bisa disembuhkan sama sekali. Tetapi untungnya, anda masih bisa mengelola kondisi tersebut dengan mengkonsumsi berbagai macam makanan sehat yang ramah terhadap tiroid anda.

Tiroid merupakan sejenis kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak di area leher anda dan bertugas dalam mengatur aktivitas metabolik. Kelenjar ini bertugas aktif dalam memproduksi hormon tiroid yang mengatur berbagai macam aktivitas dalam tubuh seperti detak jantung dan membakar kalori. Tetapi ketika anda mengalami hypothyroidism, maka tiroid anda tidak akan mampu memproduksi cukup hormon sehingga mengakibatkan anda merasa cepat lelah, depresi, dan mengalami kenaikan berat badan secara abnormal.

Seorang ahli magang dan endokrinologi bersirtifkat bernama Hong Lee, MD, dari AMITA Health Adventist Medical Center Hinsdale di Illinois menjelaskan bahwa selain pengobatan yang dilakukan oleh para ahli dan dokter, anda pun bisa mengatur kondisi ini di rumah dengan mengkonsumsi berbagai macam makanan sehat untuk tiroid, sekaligus menghindari atau mengurangi porsi yang dapat memperparah kondisi anda tersebut.

A. Makanan yang Baik untuk Tiroid

Lantas, makanan apa saja yang harus anda konsumsi setiap saat ketika mengalami masalah tiroid? Dan berikut adalah daftar kudapan lezat yang disarankan agar tiroid anda tetap aktif dengan baik sekaligus mengatasi gejala kurang mengenakkan yang mungkin tengah anda alami saat ini.

1. Ikan Salmon

Beberapa penemuan telah menunjukkan bahwa orang-orang yang menderita penyakit Hashimoto (jenis hypothyroidism yang paling umum terjadi) cenderung memiliki kadar vitamin D yang rendah dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya.

Tentu saja fakta ini bisa menjadi masalah besar karena kekurangan vitamin D tersebut telah sangat dikaitkan erat dengan tingkat kadar antibodi tiroid. Itu artinya, antibodi tersebut akan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh anda untuk menyerang jaringan tiroid, dimana bisa menciptakan peradangan dan membuat tiroid semakin sulit dalam melakukan tugasnya.

Dengan mendapatkan asupan vitamin D yang direkomendasikan– yaitu sekitar 600 IU per hari – bisa tetap menjaga berbagai macam peradangan untuk tidak kambuh sehingga tiroid anda akan terus berfungsi sebagaimana mestinya. Dan tentu saja, ikan salmon merupakan pilihan yang terbaik karena mengandung sekitar 570 IU vitamin D per 3 ons-nya.

2. Kacang Brazil

Konsumsilah dua biji kacang Brazil setiap harinya, agar anda bisa mendapatkan asupan selenium harian yang cukup. Selenium sendiri merupakan jenis mineral yang terkonsentrasi tinggi dalam kelenjar tiroid dan memainkan peran penting untuk memproduksi hormon tiroid anda.

Kondisi autoimun seperti penyakit Hashimoto dapat menyebabkan anda terkena peradangan. Tetapi untungnya, selenium juga dapat membantu menenangkan atau menekan sebagian dari aktivitas peradangan tersebut karena kemampuan antioksidan yang dimilikinya.

3. Kacang Putih

Secangkir kacang putih saja sudah menyediakan sekitar 8 mg zat besi, yaitu sejenis mineral yang kebanyakan orang, terutama wanita pra-menopause, cenderung tidak mendapatkannya secara cukup. Padahal, jika anda tidak mendapatkan zat besi yang cukup pun bisa berpengaruh besar terhadap tiroid dengan cara mengganggu aktivitas enzim yang menghasilkan hormon tiroid untuk tubuh anda.

Kaum wanita yang berusia antara 19 hingga 50 tahun memerlukan 18 mg zat besi harian, sementara wanita yang berusia di atas 51 tahun dan kaum pria (semua usia) memerlukan sekitar 8 mg zat besi setiap harinya.

Tetapi terdapat dua hal penting yang harus anda perhatikan. Pertama, zat besi sangat sulit untuk diserap oleh tubuh, jadi harus dibarengan dengan meningkatkan asupan vitamin C demi membantu tubuh anda menyerap zat besi tersebut secara lebih efektif. Kedua, zat besi dapat membuat obat tiroid yang anda konsumsi menjadi kurang efektif, jadi anda harus mengkonsumsi obat-obatan tiroid tersebut setidaknya 4 jam sebelum mengkonsumsi makanan kaya akan zat besi.

makanan untuk hypertiroid
Penderita Hypertyroid

B. Makanan yang Buruk untuk Tiroid

Selain makanan yang dapat mendukung kesehatan tiroid anda, terdapat pula beberapa makanan yang harus anda hindari atau kurangi porsinya karena alasan tertentu, sekalipun makanan tersebut memang dianggap sebagai makanan super dengan segudang nutrisi.

1. Kacang Kedelai

Mengkonsumsi kacang kedelai secara asal, atau mengkonsumsinya terlalu banyak, bisa berefek buruk terhadap tiroid anda. Hal ini karena mineral yodium merupakan blok bangunan yang sangat penting untuk hormon tiroid, tetapi kacang kedelai yang mengandung senyawa isoflavon malah dapat menghalangi yodium tersebut dalam melakukan tugasnya.

Kebanyakan orang yang menderita hypothyroidism tidak perlu menghilangkan asupan kacang kedelai sepenuhnya, tetapi tetap harus anda batasi hingga beberapa porsi saja setiap minggunya, dan cobalah untuk lebih memilih jenis fermentasi seperti tempe dan miso.

Berbeda dengan jenis makanan yang mengandung kacang kedelai terproses cenderung memiliki kandungan isoflavon lebih tinggi. Jadi, berhati-hatilah dalam memilih.

2. Sayuran Kubis-kubisan

Sudah bukan rahasia lagi jika sayuran jenis ini – seperti brokoli, kembang kol, atau kubis – telah dikenal sebagai sayuran super yang menyehatkan dengan segudang nutrisi. Tetapi meskipun begitu, sayuran cruciferous ini tidaklah baik untuk tiroid anda karena mereka memiliki sejenis enzim bernama goitrogens dengan kadar yang sangat tinggi, dimana nantinya bisa mengganggu produksi hormon tiroid anda.

Sama halnya seperti kacang kedelai, anda tidak harus menghilangkannya secara total, tetapi tetap atur takarannya. Beberapa porsi sayuran cruciferous setiap minggunya masih bisa diatasi oleh tubuh anda. Pastikan juga untuk selalu memasaknya terlebih dahulu sebelum dimakan demi menetralisir dan menghilangkan enzim berbahaya.

3. Gluten pada Terigu

Kebanyakan para ahli juga menduga bahwa makanan yang mengandung gluten seperti terigu dapat memicu anda terkena peradangan. Jenis senyawa ini dapat menstimulasi serangan antibodi pada jaringan tiroid anda.

Untuk mengatasi masalah ini tetap sama seperti cara yang telah dijelaskan di atas, yaitu dengan mengurangi asupan makanan sumber gluten terutama jika anda sudah memiliki kondisi tiroid yang kurang aktif.

Karena setiap orang memiliki efek yang berbeda saat memangkas asupan gluten, maka cobalah anda menghindari asupan makanan tersebut selama 3 hingga 4 minggu. Jika anda melihat perubahan yang positif dan merasa lebih baik, segera bicarakan dengan dokter anda untuk membuat pola makan bebas gluten secara permanen.

4. Garam dan Rumput Laut

Jika berbicara mengenai masalah tiroid kurang aktif, maka jangan pernah mengabaikan makanan yang mengandung yodium. Memang benar jika mineral yodium ini sangatlah dibutuhkan oleh tubuh anda dalam memproduksi hormon tiroid, tetapi mendapatkan asupannya terlalu banyak hingga lebih dari 1.100 mg per hari justru malah akan memperburuk masalah tiroid yang tengah anda derita saat ini.

Maka dari itu, selalu perhatikan asupan dan batasannya. Yodium sendiri dapat anda temukan dalam garam, produk susu, dan seafood. Selama anda mengkonsumsi makanan-makanan ini secara teratur, maka tidak akan berefek buruk terhadap kelenjar tiroid anda. Tetapi anda masih harus menghindari rumput laut secara total.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *