Selain Sengatan Matahari, 8 Hal Ini pun Bisa Menyebabkan Anda Terkena Kanker Kulit

Posted on
penyebab kanker kulit
Waspada Kanker Kulit

Mungkin Anda sudah sering mendengar istilah kanker dan jenis-jenisnya, termasuk kanker kulit yang juga masih bisa mematikan jika dibiarkan begitu saja tanpa perawatan yang memadai. Teori dasar dari penyakit ini mengatakan bahwa seseorang dapat meningkatkan resiko terkena atau mengembangkan jenis kanker kulit ini jika terlalu banyak terkena paparan sinar matahari, dan itu memang benar adanya.

Selain itu, beberapa tanda umum yang harus Anda waspadai adalah perubahan warna, bentuk, dan ukuran dari tahi lalat yang menempel di kulit Anda. Di Amerika Serikat sendiri, yang telah memiliki teknologi maju, bahkan tidak terlepas dari ancaman jenis kanker yang satu ini. Faktanya, kanker kulit banyak terdiagnosa setiap tahunnya di sana, dengan satu orang meninggal akibat melanoma setiap jamnya.

Cara para ahli mendiagnosa kanker kulit biasanya dengan menjalankan prosedur biopsi. Mereka akan mengambil sampel jaringan yang kemudian ditempatkan di bawah mikroskop dan diperiksa oleh dermatopatologi, yaitu dokter yang mengkhususkan diri dalam memeriksa sel-sel kulit seseorang.

Jika Anda beruntung, terkadang prosedur biopsi ini bisa mengangkat semua jaringan kanker sehingga membuat Anda terbebas dari penyakit tersebut tanpa harus menjalani perawatan lebih lanjut.

Terdapat 3 macam jenis kanker kulit utama yang perlu Anda ketahui, yaitu melanoma, karsinoma sel basal, dan karsinoma sel skuamosa – dimana semuanya cenderung berkembang di tempat dan area yang paling sering terpapar sinar matahari, seperti wajah, kulit kepala, leher, dan dada. Kanker kulit ini terjadi ketika mutasi atau terdapat kesalahan pada DNA sel-sel kulit Anda, sehingga menyebabkan sel-sel tersebut tumbuh tak terkendali menjadi tumor.

Meskipun pada dasarnya paparan sinar matahari (UV) menjadi penyebab nomor satu Anda terkena kanker kulit, tetapi masih terdapat hal-hal lain yang perlu Anda waspadai, dimana telah kami paparkan secara rinci di bawah ini.

Baca Juga   8 Makanan yang Buruk Untuk Penderita Diabetes Tipe-2

Penyebab Kanker Kulit :

1. Terkena Luka Bakar Akibat Sengatan Matahari

Menurut Melanoma Research Foundation, bahkan hanya satu luka bakar saja sudah menggAndakan resiko Anda mengembangkan melanoma di kemudian hari di kehidupan Anda. Sementara menurut sebuah penelitian dari American Journal of Epidemiology menambahkan bahwa luka bakar yang parah bisa mendatangkan melanoma dengan cepat.

Tidak ada cara pasti untuk membalikkan kerusakan yang telah terjadi, tetapi Anda masih bisa membantu menjaga kulit Anda dari luka bakar di kemudian hari – dan tentu saja berefek pada berkurangnya resiko Anda terkena melanoma. Maka dari itu, jangan pernah lupakan tabir surya setiap kali Anda ingin keluar rumah, terutama jika Anda tinggal di tempat dengan terik matahari yang menyengat.

2. Memiliki Kulit yang Cerah

Melanin merupakan sejenis pigmen yang memberikan Anda warna di kulit. Itu artinya, semakin hitam kulit Anda, maka semakin banyak melanin yang akan Anda miliki. Melanin sendiri mampu menyediakan berbagai macam perlindungan dari sinar matahari yang merusak kulit.

Dengan begitu, jika Anda merupakan seseorang yang memiliki kulit putih maka cenderung akan lebih beresiko terkena luka bakar akibat sengatan matahari, sehingga lebih mungkin Anda mengembangkan kanker kulit dibandingkan dengan mereka yang memiliki kulit hitam atau sawo matang.

Tetapi tetap jangan lengah, karena seseorang yang memiliki kulit hitam pun masih beresiko terkena kanker kulit. Hal ini dijelaskan oleh Bruce Robinson, MD, seorang dokter kulit dari NYC yang mengatakan bahwa orang-orang yang berkulit hitam juga lebih rentan terhadap Acral Lentiginous Melanoma (ALM), yaitu sejenis bentuk melanoma yang sangat mematikan yang biasanya muncul di area telapak tangan dan telapak kaki.

Jadi, terlepas dari apapun warna kulit Anda, jangan sepelekan tAnda-tAnda kanker kulit (seperti tahi lalat yang tiba-tiba muncul) di sekitar tubuh Anda. Segera lakukan pengecekan sebulan sekali jika Anda telah melihat munculnya tAnda-tAnda mengerikan tersebut.

Baca Juga   8 Makanan Terburuk Untuk Jantung Anda yang Harus Dihindari

3. Berambut Merah

Meskipun kebanyakan orang Asia (termasuk Indonesia) cenderung memiliki rambut berwarna hitam, tetapi tidak menutup kemungkinan jika Anda melihat orang Indonesia dengan rambut berwarna merah, terutama jika dia adalah keturunan orang Barat.

Tentu saja, menurut sebuah penelitian dari Beth Israel Deaconess Medical Center di Boston pada tahun 2013 mengatakan bahwa mutasi genetik yang menjadi faktor Anda memiliki rambut merah pun bisa meningkatkan resiko terkena melanoma.

Para peneliti tersebut menemukan bahwa mutasi tertentu, yaitu MC1R-RHC, dapat mengaktifkan jalur penyebab kanker ketika seseorang berambut merah tersebut terpapar sinar ultraviolet atau matahari.

4. Tinggal di Gunung

Jika Anda tinggal jauh di puncak gunung, maka Anda pun lebih rentan terkena melanoma dibandingkan dengan mereka yang tinggal dekat dengan laut. Alasan utama dari masalah ini adalah ketinggian. Tetapi sayangnya kebanyakan orang mengira bahwa kanker kulit hanya akan mengintai mereka yang sering bepergian ke pantai, tetapi faktanya tidak demikian.

Area perbukitan atau pegunungan akan membuat radiasi sinar ultraviolet semakin meningkat, sekaligus udara tipis yang menyelimuti area tersebut cenderung tidak akan mampu menyerap gelombang sinar UV dengan lebih efektif, yang artinya akan semakin memberikan kerusakan terhadap sel-sel kulit Anda.

5. Memiliki Riwayat Keluarga Dengan Kanker Kulit

Jika orang tua Anda pernah atau tengah menderita kanker kulit, maka Anda pun akan beresiko terkena kanker tersebut hingga 50% dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah memiliki riwayat keluarga penderita kanker kulit. Selintas memang sangat tidak masuk akal dan terlihat tidak adil, tetapi memang begitulah faktanya.

6. Sering Melakukan Penerbangan

Menurut sebuah penelitian dari University of California di San Fransisco pada tahun 2014 mengumumkan bahwa pilot dan pramugari cenderung memiliki kemungkinan mengembangkan melanoma sebanyak dua kali lipat dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya.

Baca Juga   Makanan yang Baik dan Buruk Untuk Kondisi Masalah Tiroid Anda

Kebanyakan orang tidak sadar bahwa setiap kali mereka memanjat sebanyak 1 km ke atas, maka akan meningkatkan intensitas radiasi sinar UV hingga 15%. Meskipun struktur pesawat mampu memberikan Anda sebuah perlindungan, tetapi jangan lupakan sinar UVA yang biasanya Anda dapatkan ketika terbang tepat di atas awan atau gunung bersalju. Pastikan untuk selalu mengenakan tabir surya setiap kali Anda melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang.

7. Terlalu Banyak Mengemudi

Tentu saja para pengendara sepeda motor akan semakin memiliki resiko lebih besar terkena serangan kanker kulit. Tetapi Anda yang selalu bepergian menggunakan mobil tertutup pun masih belum terlepas dari ancaman penyakit ini sepenuhnya.

Meskipun kaca pintu jendela mobil Anda bisa menghalangi sinar UVB secara efektif, tetapi tidak untuk UVA. Kaum pria cenderung lebih rentan terkena kanker kulit ‘sebagian’ dibandingkan dengan kaum wanita.

8. Terpapar Zat Kimia Tertentu

Paparan arsenik telah dikaitkan dengan berbagai macam jenis kanker, termasuk kanker kulit. Zat kimia ini seringkali digunakan sebagai bahan umum untuk membuat pestisida dan herbisida, serta digunakan untuk kayu yang diolah dengan tekanan.

Jadi harap berhati-hatilah jika Anda tinggal di dekat dengan pabrik peleburan, atau area pertanian yang menggunakan pestisida arsenik, karena bisa meningkatkan resiko Anda terkena kanker kulit yang mematikan.

Gravatar Image
Seorang Herbalis yang sedang belajar menjadi praktisi thibbun nabawi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *